Rabu, 07 Januari 2015

Tiap Kamis, Warga Bandung Harus Berbahasa Inggris

BANDUNG - Hari ini Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK), meluncurkan program Hari Kamis Inggris. Program ini mengharuskan seluruh warga Bandung menggunakan Bahasa Inggris sepanjang hari itu. Dalam launching yang digelar di Balai Kota Bandung, RK memulainya dengan menguji perwakilan peserta apel yang terdiri dari para kepala dinas, camat, lurah, dan para CPNS yang baru lulus tes. Saat kegiatan tersebut, RK memimpin apel dengan menggunakan Bahasa Inggris. RK yang lama mengenyam pendidikan dan bekerja di luar negeri dengan fasihnya memimpin apel dengan berbahasa inggris. Usai apel, RK pun menjajal perwakilan peserta apel. Seperi halnya perwakilan dari para camat, yakni Camat Arcamanik, Mia Rumiasari. Meski sedikit terbata-bata namun Mia bisa memperkenalkan dirinya. "My name is Mia Rumiasari. I head district of Arcamanik. Address in Cisaranten Kulon. And my favorite is Baso," ucap Mia yang langsung disambut oleh tepuk tangan dari para peserta apel, Kamis (8/1/2015). Berbeda dengan Mia yang masih terbata-bata, Kepala Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu, Ema Sumarna, dengan lancar memperkenalkan diri bahkan hingga sempat menceritakan karir dan keluarganya dengan lancar. Sementara itu dalam sambutannya, RK mengungkapkan, nantinya setiap Hari Kamis ‎para PNS akan belajar selama 30 menit sebelum beraktivitas. Nantinya mereka akan mendapat pelatihan dari Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) dan lembaga pelatihan Bahasa Inggris, LIA. (ris)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar